Mahasiswa Undip Mengangkat Puding Daun Kelor sebagai Inovasi Menu PMT

Semarang – KKN Tim II Undip 2024 Desa Mento, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung membantu program pencegahan stunting dengan inovasi menu PMT (Pemberian Makanan Tambahan) kepada kader PKK Desa. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja multidisiplin yang dilaksanakan selama KKN berlangsung. Tim KKN yang terdiri dari Kristine Angelina Gultom (Teknik Industri), Widya Permana (Ilmu Hukum), Nurul Purwita (Kimia), Jieo Violia Amanda (Ilmu Pemerintahan), Arder Lintang Marshanda (Teknologi Pangan), Fahma Indriawati (Akuntansi Perpajakan), Adinda Hasnatya Nurdiansyah (Teknik Geodesi), dan Jeremy Jodie Wirawan (Manajemen) sukses melaksanakan program ini pada 10 Agustus 2024 di Balai Desa Mento.

Seperti yang kita tahu, stunting merupakan masalah yang banyak dihadapi pemerintah di seluruh pelosok negeri. Pemerintah sudah banyak mengupayakan program untuk mencegah dan mengatasi stunting, mulai dari program pusat hingga program daerah masing-masing. Sebagai mahasiswa, sudah semestinya turut serta dalam membantu masalah ini. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu program yang sudah dijalankan untuk mengatasi masalah stunting. Pemberian makanan bergizi tinggi diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi bagi penderita stunting. Namun, kebingungan dalam pemilihan menu menjadi masalah baru. Ketidakcocokan selera maupun kurangnya inovasi menjadi hambatan dalam pelaksanaan program PMT. “Kadang tuh, anak-anak enggak suka menunya. Jadi agak bingung mau bikin apa”, ungkap Pak Seta, Kepala Desa Mento, saat diwawancarai beberapa waktu yang lalu. Oleh karena itu, Tim KKN Desa Mento membuat program kerja dengan memberikan inovasi menu PMT dalam bentuk booklet yang berisi tentang bahan baku, langkah pembuatan, hingga kandungan nutrisi dalam menu tersebut. Harapannya, adanya program ini dapat membantu kader PKK dalam pemilihan menu PMT selanjutnya.

Salah satu menunya adalah puding daun kelor. Menu ini dipilih karena daun kelor merupakan tanaman yang memiliki nilai gizi tinggi, kaya antioksidan dan banyak ditemukan di sekitar kita tanpa mengeluarkan banyak biaya. Selain itu, puding merupakan makanan yang cocok untuk berbagai kalangan dan tergolong mudah dibuat dengan harga terjangkau. “Menunya unik, enak dan gampang dibuat”, komentar Ibu Ningsih selaku Ketua PKK Desa Mento. Pelaksanaan program kerja ini diikuti oleh ibu-ibu kader PKK Desa Mento yang terdiri dari 8 dusun. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan menu puding daun kelor, penjelasan singkat mengenai booklet menu PMT, pembagian puding daun kelor dan souvenir serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar, ibu-ibu kader PKK sangat antusias dan responsif terhadap kegiatan yang dilakukan.