Semarang – Tahun 2021 telah berlalu. Banyak prestasi yang telah Undip capai. Salah satunya adalah tracer study. Tracer Study merupakan salah satu metode yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi, khususnya di Indonesia untuk memperoleh umpan balik dari alumni. Umpan balik yang diperoleh dari alumni ini dibutuhkan oleh perguruan tinggi dalam usahanya untuk perbaikan serta pengembangan kualitas dan sistem pendidikan. Tak hanya itu, umpan balik inipun dapat bermanfaat untuk memetakan dunia usaha dan industri agar jeda diantara kompetensi yang diperoleh alumni saat kuliah dengan tuntutan dunia kerja dapat diperkecil.

Manfaat Tracer Study tidak terbatas pada perguruan tinggi saja, tetapi lebih jauh lagi dapat memberikan informasi penting mengenai hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan industri. Tracer Study dapat menyajikan informasi mendalam dan rinci mengenai kecocokan kerja baik horisontal (antar berbagai bidang ilmu) maupun vertikal (antar berbagai level/strata pendidikan). Dengan demikian, Tracer Study dapat ikut membantu mengatasi permasalahan kesenjangan kesempatan kerja dan upaya perbaikannya. Bagi perguruan tinggi, informasi mengenai kompetensi yang relevan bagi dunia usaha dan industri dapat membantu upaya perbaikan kurikulum dan sistem pembelajaran. Di sisi lain, dunia usaha dan industri dapat melihat ke dalam perguruan tinggi melalui Tracer Study, dan dengan demikian dapat menyiapkan diri dengan menyediakan pelatihan-pelatihan yang lebih relevan bagi sarjana pencari kerja baru.

Tracer Study yang dijalankan Undip mendapatkan prestasi tersendiri. Ada program-program Tracer Study Undip yang telah berjalan antara lain:

  1. Pengembangan sistem Tracer Study versi 2
  2. Mapping data kuesioner versi 1 menjadi kuesioner versi 2
  3. Sosialisasi Tracer Study ke program studi
  4. Pembentukan tim surveyor
  5. Workshop peningkatan capaian tracer study melalui jaringan stakeholder
  6. Koordinasi dan pelaporan ke tim Tracer Study Dikti

Hasil pelaksanaan Tracer Study Undip mendapatkan hasil rata-rata keterisian 47% dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencapai hasil tertinggi yaitu 51%. Dalam pelaksanaannya ini masih mengalami kendala-kendala sehingga belum mencapai hasil yang maksimal. Kendala yang dialami antara lain:

  1. Data alumni belum valid 100%
  2. Beberapa data kurang valid
  3. Kepercayaan alumni kurang
  4. Sistem informasi dan jaringan kurang stabil
  5. Belum semua program studi mengirim pemberitahuan ke alumni
  6. Belum semua program studi menyadari nilai penting Tracer Study

Pada tahun 2022 ini menjadi tantangan bagi Undip untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tracer Study.