Gemas Dek: Revolusi Parenting untuk Generasi Emas Kutoanyar
Semarang – Gemas Dek diambil dari kalimat Gerakan Edukasi Masyarakat Anti Stunting Desa Kutoanyar. Program ini fokus pada peningkatan kesadaran orang tua tentang pentingnya praktik parenting yang baik agar anak mereka tidak mengalami stunting. Stunting adalah masalah gizi utama anak yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi orang tua memahami pola asuh yang baik bagi perkembangan anaknya. Program ini diinisiasi untuk memberikan solusi pada permasalahan stunting yang masih menjadi isu penting di Kabupaten Temanggung. Mahasiswa berkontribusi dengan menggabungkan ilmu yang mereka miliki untuk memberikan edukasi yang efektif kepada ibu-ibu menyusui dan balita. Tim KKN Undip memberikan edukasi kepada ibu menyusui dan ibu balita mengenai pentingnya pencegahan stunting dengan menggabungkan sudut pandang parenting pada ilmu perpustakaan, ilmu pemerintahan, dan manajemen SDM. Pendekatan ilmu parenting yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya stunting dan mendorong perubahan perilaku dalam pengasuhan anak.
‘’Kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan stunting di Desa Kutoanyar. Melalui program Gemas Dek, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh ibu-ibu dalam merawat mereka’’, ujar Mikael Matthew, ketua kelompok 6 Tim II KKN Undip. Kegiatan edukasi yang dilaksanakan meliputi penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pentingnya mengatasi stunting, dampak stunting bagi bangsa, penerapan parenting dengan metode manajamen SDM, ilmu pemerintahan serta psikologi dalam ilmu perpustakaan. Program Gemas Dek diharapkan dapat menjadi contoh bagi program serupa di desa lain. Masalah stunting di Desa Kutoanyar diharapkan dapat teratasi dengan baik dengan kerjasama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
